Secara umum, kita dapat memberikan
pertolongan kepada penderita penyakit diare dengan melakukan
langkah-langkah sederhana seperti berikut ini:
- Berikan banyak air minum untu menggantikian cairan dan zat kimia tubuh yang hilang, minum cairan setiap 2 jam sekali sebanyak kurang lebih 2 ons
- Bila diare berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama, sekitar 1-2 hari dan bila kencing berkurang dan frekuensinya maka segera hubungi dokter, karena kemungkinan penderita terkena dehidrasi
- Hindari makanan padat
Penanganan untuk Penyakit Diare
Perawatan dan penanganan penyakit diare adalah dengan memastikan
kecukupan asupan cairan dan garam (elektrolit). Untuk diare yang
menimbulkan gejala ringan dan sedang, kita bisa menggunakan obat-obatan
ringan yang dapat mengurangi diare.
Akan tetapi, pada kasus yang lebih parah pada anak-anak, wanita hamil,
dan orang tua yang bisa berbahaya bila kehilangan banyak cairan, dan
pemberian infus mungkin akan sangat diperlukan. Bila penyebab penyakit
diare ini adalah keracunan makanan, dokter atau para tenaga medis
mungkin perlu memberikan obat-obatan untuk membunuh patrogen yang berada
di susu dan mencegah kerusakan mukosa lebih lanjut. Obat antispasmodik
dapat membantu mengurangi gejala diare yang sedang dialami.
Diare kronis harus diatas dengan mengobati penyakit yang mendasarinya.
Diare yang berkepanjangan dengan dehidrasi berat dapat menyebabkan
pendarahan usus dengan konsekuensi adanya kerusakan pada organ tubuh
yang lain, yaitu mengakibatkan gagal ginjal. Jika penyakit diare yang
anda keluhakan sudah menjadi lebih kronis, jangan pernah menunda waktu,
segera konsultasikan kepada dokter dan lakukanlah pengobatan sedini
mungkin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar