- Ketidak efektifan kebersihan jalan napas, berhubungan dengan sekresi mukus yang kental, hemoptitis, kelemahan fisik, upaya batuk buruk dan edema trakheal / faringeal.
- Ketidak efektifan pola pernafasan yang berhubungan dengan menurunnya ekspansi paru sekunder terhadap penumpukan cairan dalam rongga pleura.
- Resiko tinggi gangguan pertukaran gas yang berhubungan dengan penurunan jaringan efektif paru, atelektasis, kerusakan membran alveolar-kapiler dan edema bronchial
- Perubahan nutrisi, kurangnya asupan nutrisi dari kebutuhan ideal tubuh yang berhubungan dengan keletihan, anoreksia, desnea dan peningkatan metabolisme tubuh.
- Kecemasan, berhubungan dengan adanya ancaman kematian yang dibayangkan (ketidak mampuan untuk bernafas) dan prognosis penyakit yang belum jelas.
- Kurang informasi dan pengetahuan mengenai kondisi dan aturan pengobatan, berhubungan dengan kurangnya informasi tentang proses penyakit dan penatalaksanaan prawatan dirumah.
- Infeksi dan resiko tinggi penyebaran atau aktivitas ulang kuman TBC, berhubungan dengan kerusakan jaringan/infeksi tambahan.
Jumat, 16 Januari 2015
Diagnosis Keperawatan
Diagnosis Keperawatan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar