Jumat, 16 Januari 2015

Diagnosis Keperawatan

Diagnosis Keperawatan
  • Ketidak efektifan kebersihan jalan napas, berhubungan dengan sekresi mukus yang kental, hemoptitis, kelemahan fisik, upaya batuk buruk dan edema trakheal / faringeal.
  • Ketidak efektifan pola pernafasan yang berhubungan dengan menurunnya ekspansi paru sekunder terhadap penumpukan cairan dalam rongga pleura.
  • Resiko tinggi gangguan pertukaran gas yang berhubungan dengan penurunan jaringan efektif paru, atelektasis, kerusakan membran alveolar-kapiler dan edema bronchial
  • Perubahan nutrisi, kurangnya asupan nutrisi dari kebutuhan ideal tubuh yang berhubungan dengan keletihan, anoreksia, desnea dan peningkatan metabolisme tubuh.
  • Kecemasan, berhubungan dengan adanya ancaman kematian yang dibayangkan (ketidak mampuan untuk bernafas) dan prognosis penyakit yang belum jelas.
  • Kurang informasi dan pengetahuan mengenai kondisi dan aturan pengobatan, berhubungan dengan kurangnya informasi tentang proses penyakit dan penatalaksanaan prawatan dirumah.
  • Infeksi dan resiko tinggi penyebaran atau aktivitas ulang kuman TBC, berhubungan dengan kerusakan jaringan/infeksi tambahan.

Kamis, 15 Januari 2015

Asparagus Dapat Mencegah Diabetes

Asparagus bisa menjadi senjata kuliner baru yang ampuh dalam memerangi diabetes. Para ilmuwan telah menemukan bahwa asupan rutin sayuran yang makin populer ini dapat mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan produksi insulin tubuh, hormon yang membantu untuk menyerap glukosa.
Konsumsi asparagus kian meningkat setiap tahunnya, seperti halnya di Inggris yang jumlah konsumsi asaparagusnya mencapai 8000 ton per tahun. Selain menjadi bahan baku berbagai jenis makanan, asaparagus tampaknya memang memiliki peran penting dalam memerangi penyakit diabates, terutama diabetes tipe dua yang menyumbang 90 persen dari semua kasus diabetes.
Banyak orang yang terkena penyakit diabetes, namun mereka tidak menyadari bahwa mereka mempunyai penyakit diabetes. Hal ini dikarenakan mungkin mereka tidak mengenali gejalanya seperti kelelahan, rasa haus, sering buang air kecil, sariawan berulang, dan luka yang lambat sembuhnya.

Jika tidak diobati, diabetes tipe dua dapat meningkatkan risiko serangan jantung, kebutaan dan amputasi. Tetapi jika dokter mendiagnosanya lebih awal, maka penyakit tersebu dapat terkontrol dengan baik dengan diet dan pengobatan. Makanan berlemak dan gaya hidup yang tidak sehat menjadi pemicu seseorang mengalami diabates.

Untuk melihat apakah asparagus bisa membantu, para ilmuwan di University of Karachi di Pakistan menyuntik tikus-tikus dengan bahan kimia untuk menginduksi keadaan diabetes, dengan kandungan level insulin yang rendah dan gula darah yang tinggi. Kemudian setengah dari tikus-tikus percobaan tersebut diobati dengan ekstrak tanaman asparagus dan setengahnya lagi diobati dengan obat anti-diabates, yang disebut glibenklamid. Tikus-tikus tersebut diberi makan ekstrak asparagus dalam dosis rendah atau tinggi setiap hari selama 28 hari.

Tes darah kemudian dilakukan untuk mengukur perubahan diabetes tikus-tikus tersebut. Hasilnya, yang dipublikasikan pada British Journal of Nutrition, menunjukkan bahwa kadar asparagus yang rendah dapat menekan tingkat gula darah namun tidak meningkatkan produksi insulin. Hanya dosis tinggi dari ekstrak asparagus yang memiliki dampak signifikan terhadap produksi insulin yang dihasilkan pankreas, organ yang melepas hormon ke aliran darah.

Penemuan ini mendukung studi sebelumnya yang meneliti tentang manfaat asparagus. Satu penelitian yang diterbitkan di British Medical Journal tahun 2006 menunjukkan bahwa asparagus memicu peningkatan 81 persen dalam pengambilan glukosa oleh otot-otot tubuh dan jaringan otot.
Dalam sebuah laporan berdasarkan hasil temuannya, para peneliti dari University of Karachi mengatakan bahwa Penelitian ini telah menunjukkan jika ekstrak asparagus ternyata dapat memberikan efek anti-diabetes.

Rabu, 14 Januari 2015

Jenis Jenis Rematik

Dalam masyarakat, dikenal ratusan jenis rematik. Manururt lokasi paologik, rematik dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu :
  • Rematik Artikuler
Rematik artikuler disebut juga dengan arthritis (radang sendi), merupakan gangguan rematik yang berlokasi depersendian. Rematik jenis ini terdiri atas arthritis reumatoid, osteoarthritis dan gout arthritis.
  • Rematik Non-Artikuler
Rematik non-artikuler atau ekstra-artikuler terjadi diluar persendian, terjadi atas bursitis, fibrositis, backpain dan skiatika.
Diantara banyak jenis rematik, asam urat (gout) merupakan jenis rematik yang paling banyak menyerang penduduk indonesia.

Selasa, 13 Januari 2015

Tanda Leptospirosis

Tanda dan gejala Leptospirosis berat

Tanda dan gejala ini akan muncul beberapa hari setelah gejala Leptospirosis ringan telah menghilang. Tanda dan gejala tergantung pada organ vital yang telah terpengaruh.

Tanda dan gejala ketika jantung, hati dan ginjal yang terkena:

  • Kelelahan
  • Detak jantung tidak teratur, seringkali cepat
  • Nyeri otot
  • Mual
  • Mimisan
  • Nyeri di dada
  • sesak nafas
  • Hilang nafsu makan
  • Tangan, kaki atau mata kaki membengkak
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • Putih mata, lidah dan kulit menguning (jaundice)
 Pasien yang tidak diobati bisa mengalami gagal ginjal yang mengancam jiwa.

Tanda dan gejala ketika otak yang terkena

Meningitis mengacu pada infeksi pada lapisan luar otak, sedangkan ensefalitis mengacu pada infeksi jaringan otak. Tanda-tanda dan gejala bagi meningitis dan ensefalitis adalah serupa, dan dapat mencakup:
  • Ruam merah muncul pada kulit. Ketika ditekan, tidak berubah warna atau memudar
  • Kebingungan atau disorientasi
  • Mengantuk
  • Kejang
  • Demam tinggi
  • Mual
  • Fotofobia (sensitivitas terhadap cahaya)
  • Masalah dengan gerakan fisik
  • Leher kaku
  • Pasien tidak dapat berbicara
  • Muntah
  • Agresivitas, atau berperilaku tidak biasa
Meningitis atau ensefalitis yang tidak diobati dapat mengakibatkan kerusakan otak serius, dan dapat mengancam nyawa.

Tanda dan gejala ketika paru-paru yang terkena

Tanda dan gejala ini adalah yang paling serius dan mengancam nyawa. Hilangnya fungsi paru-paru, ketika pasien tidak bisa bernapas adalah kondisi fatal.
Tanda dan gejalanya dapat meliputi:
  • Demam tinggi
  • Sesak nafas
  • Batuk darah - dalam kasus yang parah, akan ada begitu banyak darah sehingga menyebabkan pasien tersedak.

Obat Antibiotik Untuk Penyakit Malaria

Beberapa Jenis Obat Antibiotik Untuk Penyakit Malaria :
  • Doksisiklin
Formulanya adalah : Kapsul serta tablet dengan kandungan 100mg doksisiklin garam yang sama dengan hidrolorid.
Khasiatnya adalah : Kandungan spektrum yang sama aktivitasnya dengan doksisilin derivat dari oksitetra. Obat ini biasanya lebih lengkap untuk diabsorbsi dan juga lebih larut didalam lemak.
Penggunaan dari obat ini adalah : Doksisiklin seperti penggunaan tetraiklin yang lebih banyak digunakan sebagai salah satu kombinasi antar kina pada daerah dimana terjadinya suatu penurunan pada kepekaan kina.
  • Tetrasiklin
Formula : Kapsul dan tablet 250 mg tetrahidroklorid ekivalen dengan 231 mg tetrasiklin yang basa.
Khasiatnya adalah : tetrsaliklin merupakan salah satu jenis obat antibiotik broad spectrum yang lebih poten tetapi lambat dalam hel  melawan bentuk dari asexual didalam darah dan seluruh spesies plasmodium.
  • Clindamycin
Clyndamicin merupakan selah satu jenis obat antibiotik lincosamide, contohnya adalah derivate clorinate lincomycin. Manfaat dari Clyndamicin ini adalah untuk menghambat fase awal dari sintesis protein lewat suatu mekanisme yang sama dengan makrolides.

Orang yang beresiko penyakit malaria
:
  • Anak-anak dan bayi
  • Pendatang yang datang ke daerah dengan rentan malaria
  • Wanita hamil dan juga janinnya.

Minggu, 11 Januari 2015

Cara Mengobati Cacar Air

Saat gejala cacar air mulai muncul anda dapat mengobatinya dengan menggunakan :
  • Menggunakan obat tetes mata
Obat tetes mata akan sangat anda perlukan apabila cacar air muncul disekitar daerah mata karena air yang terdapat dalam benjolan akan berbahaya untuk mata anda bila sampai masuk ke mata dan dapat membuat mata menjadi iritasi. Anda dapat menggunakan tetes mata secara rutin dan teratur pada pagi, siang, sore, dan malam hari sebelum anda tidur.
  • Mengkonsumsi paracetamol
Paracetamol adalah obat penurun panas yang akan sangat anda perlukan pada saat anda menderita gejala cacar air. Karena pada saat anda terserang penyakit cacar air yang akan anda buat merasa demam dan virus akan kembali lebih cepat untuk meyerang tubuh anda. Paracetamol dapat membantu anda untuk mencegah adanya demam yang berkepanjangan akibat gejala cacar air.
  • Menggunakan bedak dan salep untuk cacar
Bedak caladins dapat dipakaikan pada anak kecil atau pada saat anda merasa gatal akibat cacar air yang anda derita. Benda ini sangat sederhana namun mampu digunakan untuk mencegah penyebaran cacar baru dan mampu mencegah cacar kecil yang baru tumbuh tambah besar. Bahkan pada kondisi tertentu cacar dapat kering dengan menggunakan bedak caaldine ini atau dapat menggunakan salep acyclovir yang dapat dioleskan pada cacar yang baru dan dapat mencegah penyebaran cacar ke area tubuh lainnya yang lebih luas. Anda dapat mengoleskan salep acyclovir setiap 3jam sekali.
  • Membersihkan cacar dengan alkohol
Gunakan alkohol dengan kapas untuk membersihkan cacar yang sudah pecah. Karena dengan membersihkan cacar menggunakan alkohol ini dapat mencegah iritasi yang lebih lanjut dan juga efektif untuk mencegah adanya pembengkakan akibat cacar gejala cacar air ini.

Jumat, 09 Januari 2015

Fakta Tentang Gegar Otak

Berikut adalah beberapa fakta yang harus Anda ketahui tentang gegar otak, seperti dilansir di Health.

1. Gejala gegar otak kadang tidak terdeteksi dengan baik, sehingga kita tahu bahwa itu gejalanya. Maka, sebaiknya konsultasikan dengan dokter tentang kondisi Anda.

2. Jangan terburu-buru ketika masa pemulihan. Pasien gegar otak sering melanggar jadwal istirahat mereka dan kembali ke aktivitas semula. Itulah mengapa banyak dari mereka akhirnya memperparah penyakit tersebut.

3. Anak-anak dan perempuan membutuhkan waktu lebih banyak untuk pemulihan. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa otak anak-anak sembuh lebih lambat dari otak dewasa.

4. Pasien gegar otak harus memiliki waktu tidur malam yang berkualitas, yakni delapan jam. Tidur yang tepat dan istirahat yang baik sangat penting untuk pemulihan otak.

5. Pasien gegar otak harus jeli dalam memilih obat anti-nyeri. Untuk gegar otak ringan atau sedang, para ahli medis biasanya menyarankan penggunaan acetaminophen, seperti Tylenol, bukan obat anti-inflamasi nonsteroidal, seperti ibuprofen atau aspirin, yang berpotensi dapat meningkatkan risiko perdarahan.

6. Gejala gegar sakit kepala mencakup perubahan aktivitas mental, kebingungan, kesulitan dalam koordinasi, dan sakit kepala yang memburuk. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera ke UGD untuk mendapat perawatan intensif.

Ini adalah beberapa fakta yang harus Anda ketahui tentang gegar otak. Hindari benturan keras di sekitar daerah kepala karena itu bisa berakibat fatal.