Minggu, 08 Maret 2015

Pemeriksaan Tetanus

Pemeriksaan penyakit tetanus lewat lab biasanya kurang menunjang dalam menegakkan diagnosis. Pada saat melakukan pemeriksaan darah yang dilakukan secara rutin, maka biasanya tidak ditemukan nilai-nilai secara spesifi, leukosit yang bisa terjadi secara normal dan juga bisa mengalami peningkatan. Pemeriksaan secara mikrobiologi, bahan yang diambil dari luka dalam bentuk pus atau juga dalam bentuk jaringan nekrotis yang kemudian akan dibiarkan menjadi kultur agar darah atau kaldu daging. Namun, pemeriksaan mikrobiologi ini hanya terjadi pada 30% kasus yang ditemukan oleh Clostridium tetani. Pemeriksaan pada cairan serebrospinalis didalam batas yang normal, dan walapun terkadang bisa didapatkan suatu tekanan yang mengalami peningkatan dari terjadinya kontraksi pada otot. Pemeriksaan dengan elektroensefalogram adalah salah satu normal dan juga suatu pada pemeriksaan elektromiografi yang hasilnya tidak lebih spesifik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar