Varises Pembuluh Darah
Dalam bahasa awamnya, penyakit varises pembuluh darah disebut dengan varises atau dalam bahasa kedekokterannya adalah varicose vein. Penyakit varises ini umumnya dialami oleh kaum hawa. Perubahan hormone selama kehamilan, pra menstruasi atau menopause merupakan faktor penyebab varicose veins. mengapa perempuan rentan mengidap penyakit varises? hal ini dikarenakan hormone perempuan cenderung mengakibatkan pengenduran dinding-dinding vena. pada karyawan khususnya kaum perempuan yang aktivitas pekerjaannya banyak diisi dengan berdiri. Kondisi itu menyebabkan aliran darah tidak bersikulasi dengan baik apabila bertahan pada posisi yang sama dalam waktu yang lama pula. Terapi penggantian hormone dan atau penggunaan pil KB dicurigai juga mampu meningkatkan resiko terbentuknya varises. Mengkonsumsi makanan pekat berkanji dan bergula berpotensi besar menyebabkan varises. Bahan-bahan makanan ini meninggalkan ampas dan bertumpuk dalam tubuh yang dapat menutupi dinding pembuluh darah.
Faktor keturunan pada penyakit varises pembuluh darah, obesitas (berat badan yang terlalu besar memberi tekanan yang besar dan vena) dan kondisi darah (para penderita diabetes rentan mengidap varises). Pembuluh darah vena (pembuluh darah yang membawa darah kotor dari seluruh tubuh ke jantung). Pembuluh tersebut melebar lantaran elastisitasnya mengendor. Akibatnya, katup-katup yang melekat pada vena tidak mampu lagi menahan aliran darah. Katup-katup yang rusak ini menyebabkan darah memenuhi dan memperbesar vena.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar